Selasa, 09 Oktober 2012

8 Tips Sukses dari Orang Paling Kaya di Asia

Li Ka-shing adalah nama dari orang paling kaya di asia ini. Namanya masuk dalam daftar 10 orang terkaya di dunia versi majalah Forbes. Pria berusia 83 tahun dengan kekayaan US$ 25,5 miliar ini pun dinobatkan sebagai orang terkaya di Asia, melalui kerajaan bisnisnya Hutchinson Whampoa Limited.

Tentu saja Li Ka-shing bukan orang yang tiba-tiba menjadi kaya. Seperti dikutip Forbes, pria dua anak ini hanyalah seorang remaja tanpa ayah (karena meninggal) yang melompat menjadi miliarder. Dia berhasil membawa perusahaannya bersanding sejajar dengan perusahaan kelas dunia lain.

Li juga disebut sebagai pemimpin sekaligus dermawan, melalui The Li Ka Shing Foundation. Karena itu, dia banyak dilihat sebagai model Asia yang berhasil di tingkat dunia.

Kehebatan Li yang cukup menarik perlu kalian ketahui, dia hanyalah jebolan sekolah lanjutan yang tidak lulus. Dia harus keluar sekolah demi membantu keluarganya mencari makan. Awal melakukan bisnis, dia mencoba membuat mainan anak dan kemudian, membuat bunga-bunga plastik.

Dan lama kemudian kini, bisnis duda dengan dua anak ini sudah mempekerjakan 270 ribu karyawan di 53 negara. Perusahaannya, terutama bergerak di bidang pelabuhan. Saat ini Hutchinson menguasai 13 persen laluintas kontainer di dunia. Belakang, dia juga membeli Northumbrian Water, perusahaan penyedia air minum bersih yang melayani 4,5 juta pelanggan di Inggris.

Bahkan Li pun ikut masuk ke bisnis teknologi dengan investasi di Facebook serta Spotify. Bagaimana sangat hebat bukan orang ini.

Nah, inilah delapan tips berbisnis dari Li:

Pertama. Sebagai pemimpin, seseorang harus menghabiskan waktu lebih banyak ketimbang yang lain, untuk memikirkan perkembangan masa depan lembaga yang dipimpinnya.

Kedua. Cara berpikir saya, kata Li, tidak pernah terlalu optimistis ketika bursa dalam kondisi baik. Begitupun sebaliknya, tidak akan berlebihan bersikap pesimistis pada saat bursa dalam situasi buruk.

Ketiga. Reputasi baik yang ada pada diri kita dan perusahaan yang kita pimpin, merupakan aset yang tak ternilai besarnya. Ia tidak akan tampak dalam neraca keuangan.

Keempat. Tak penting seberapa kuat dan hebat kapasitas yang kita miliki. Namun yang perlu diingat, jika tidak memiliki jiwa yang besar, maka kita tidak akan pernah berhasil.

Kelima. Sikap dan kemampuan adalah ramuan mujarab untuk berhasil. Seorang pemimpin merupakan inspirasi bagi bawahannya. Sementara bos mendominasi bawahan hingga tampak begitu kecil.

Keenam. Berpikir dengan formula universal mungkin sulit. Cobalah membangun struktur ataupun kerangka berpikir dan kerja yang mampu meminimalisasi kesalahan. Inilah cara singkat sukses.

Ketujuh. Pemimpin yang berhasil bukan sekadar mengumpulkan para bintang di sekitarnya. Namun, justru dia harus memiliki pandangan tajam untuk melihat talenta di sekitarnya.

Kedelapan. Seni manajemen yang baik itu terletak pada kemampuan untuk menerima perubahan dan memadukan antara pemikiran baru dengan pemikiran tradisional.

Jika Li Ka-shing bisa berhasil dengan delapan prinsip ini, tentu orang lain pun bisa termasuk kita. Mari memulai. Sebab katanya, "Keberhasilan saya bukanlah keberuntungan. Saya bekerja keras untuk mencapai target yang sudah saya ciptakan."

Source : http://berita.plasa.msn.com/article.editor.aspx?cp-documentid=5976459

Semoga bermanfaat...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar